Loka Karya Kahuripan Sukabumi Lakukan Penanganan PMIB di Kabupaten Sukabumi

SUKABUMI, (29 Juni 2021) – Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Harry Hikmat dalam rapat koordinasi rencana pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia mengarahkan seluruh Balai dan Loka Rehabilitasi Sosial agar siap dalam memberikan pendampingan kepada seluruh PMIB yang mengalami masalah dan kendala selama proses pemulangan ke daerah asal.

Hal ini dilakukan sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap para pekerja migran yang termasuk dalam kelompok rentan. Kepala Loka Karya Kahuripan Sukabumi, Sulistya Ariadhi menugaskan pekerja sosial dan penyuluh sosial sebagai Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen kepada PMI bermasalah yang berdomisili di Sukabumi serta melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dalam upaya tindak lanjut penanganan masalah tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen kepada dua orang PMI Bermasalah di Desa Cibolang, Gunungguruh, Sukabumi, Tim reaksi cepat Loka Karya Kahuripan Sukabumi sementara berfokus untuk melakukan koordinasi dengan DISDUKCAPIL Kab. sukabumi terkait pembuatan identitas untuk salah satu PMIB yang tidak memiliki identitas.

Selanjutnya, Tim reaksi cepat berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sukabumi terkait penanganan dan pemberian keterampilan kepada klien tersebut serta melakukan koordinasi dengan BRS Watunas Mulya Jaya Jakarta terkait kondisi salah satu PMIB yang tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal.

Diharapkan setelah proses asesmen dan pembuatan rencana intervensi, PMI Bermasalah di Sukabumi tersebut dapat diberikan intervensi yang sesuai dan tepat sasaran demi meningkatkan keberfungsian sosialnya di masa yang akan datang.

Humas Loka Karya Kahuripan Sukabumi

SUKABUMI, (29 Juni 2021) – Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Harry Hikmat dalam rapat koordinasi rencana pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia mengarahkan seluruh Balai dan Loka Rehabilitasi Sosial agar siap dalam memberikan pendampingan kepada seluruh PMIB yang mengalami masalah dan kendala selama proses pemulangan ke daerah asal.

Hal ini dilakukan sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap para pekerja migran yang termasuk dalam kelompok rentan. Kepala Loka Karya Kahuripan Sukabumi, Sulistya Ariadhi menugaskan pekerja sosial dan penyuluh sosial sebagai Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen kepada PMI bermasalah yang berdomisili di Sukabumi serta melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dalam upaya tindak lanjut penanganan masalah tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen kepada dua orang PMI Bermasalah di Desa Cibolang, Gunungguruh, Sukabumi, Tim reaksi cepat Loka Karya Kahuripan Sukabumi sementara berfokus untuk melakukan koordinasi dengan DISDUKCAPIL Kab. sukabumi terkait pembuatan identitas untuk salah satu PMIB yang tidak memiliki identitas.

Selanjutnya, Tim reaksi cepat berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sukabumi terkait penanganan dan pemberian keterampilan kepada klien tersebut serta melakukan koordinasi dengan BRS Watunas Mulya Jaya Jakarta terkait kondisi salah satu PMIB yang tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal.

Diharapkan setelah proses asesmen dan pembuatan rencana intervensi, PMI Bermasalah di Sukabumi tersebut dapat diberikan intervensi yang sesuai dan tepat sasaran demi meningkatkan keberfungsian sosialnya di masa yang akan datang.

Humas Loka Karya Kahuripan Sukabumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *